Tim BUD IPB dan Kampus IPB Sukabumi Bahas Penguatan Kerja Sama Program Beasiswa Utusan Daerah di Jawa Barat
Sukabumi, 31 Juli 2026 – Tim Beasiswa Utusan Daerah (BUD) IPB University bersama Direktorat Pengelolaan Kampus IPB Sukabumi menggelar rapat koordinasi dalam rangka penyusunan rencana pengembangan kerja sama Program Beasiswa Utusan Daerah (BUD) di wilayah Jawa Barat. Pertemuan yang diselenggarakan di Sekolah Vokasi IPB Kampus Sukabumi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan tinggi vokasi sekaligus memperkuat sinergi antara IPB University dengan pemerintah daerah di Provinsi Jawa Barat.
Rapat dihadiri oleh Ketua Tim BUD IPB, Dr. Ir. Ibnul Qayim, Dekan Sekolah Vokasi IPB, Dr. Ir. Aceng Hidayat, M.T., Sekretariat Program BUD IPB, serta jajaran Direktorat Pengelolaan Kampus IPB Sukabumi yang terdiri atas Asisten Direktur Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Pria Sembada, S.Pt., M.S.T., M.Si., Asisten Direktur Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Dr. Andri Iskandar, S.Pi., M.Si., M.Sc., serta Asisten Direktur Sumber Daya dan Infrastruktur Fathurrohman, S.Kom., M.Kom.
Dalam pertemuan tersebut, para peserta membahas strategi kolaborasi untuk meningkatkan eksposur dan daya tarik program studi yang diselenggarakan di Sekolah Vokasi IPB Kampus Sukabumi melalui skema Program Beasiswa Utusan Daerah (BUD). Melalui kerja sama ini, IPB University berupaya memperluas kemitraan dengan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah kota di Jawa Barat dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Program studi yang menjadi fokus pengembangan kerja sama merupakan program Sarjana Terapan (D4) yang diselenggarakan di Kampus IPB Sukabumi, yaitu:
- Komunikasi Digital dan Media;
- Ekowisata;
- Teknologi dan Manajemen Pembenihan Ikan;
- Teknologi dan Manajemen Ternak; serta
- Manajemen Agribisnis.
Pembahasan juga menekankan pentingnya penyusunan skema kerja sama yang selaras dengan karakteristik dan potensi unggulan masing-masing daerah di Jawa Barat. Potensi sektor pertanian, perikanan, peternakan, serta bidang-bidang strategis lainnya akan menjadi dasar dalam penentuan program studi yang ditawarkan kepada calon mitra, sehingga lulusan yang dihasilkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah asalnya.
Ketua Tim BUD IPB, Dr. Ir. Ibnul Qayim, menyampaikan bahwa Program BUD tidak hanya menjadi jalur penerimaan mahasiswa, tetapi juga merupakan bentuk kemitraan strategis antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap membangun daerah.
Sementara itu, Dekan Sekolah Vokasi IPB, Dr. Ir. Aceng Hidayat, M.T., menegaskan bahwa penguatan sinergi dengan pemerintah daerah di Jawa Barat menjadi peluang penting untuk memperkenalkan pendidikan vokasi IPB yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja dan pembangunan wilayah. Program-program studi di Kampus IPB Sukabumi dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi terapan dan siap menjawab tantangan pembangunan di berbagai sektor unggulan.
Sebagai tindak lanjut, Tim BUD IPB bersama Direktorat Pengelolaan Kampus IPB Sukabumi akan melaksanakan strategi promosi dan penjajakan kerja sama kepada pemerintah daerah di berbagai wilayah Jawa Barat. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan Program BUD sekaligus meningkatkan partisipasi pemerintah daerah dalam mendukung akses pendidikan tinggi bagi putra-putri terbaik daerah.
Penulis: Kaffah Fahrial Iman (Sekretariat BUD IPB)
